Hanya karangan semata, harap tidak dimasukkan dalam hati .w. [?]
>tokoh anime di sini hanya Danma Kuso & Shun Kazami -Bakugan-
......................................................................................................................................................
Nakahara Ranku, biasa dipanggil Ranran, berusia 13 tahun. Ia adalah salah seorang Brawlers yang berasal dari dimensi yang sama dengan kita tempati. Dia terlempar ke dimensi Doki Doki Space yang alur waktunya lebih lama dibanding dimensi kita. Bayangkan, 1 tahun di dunia kita ini hanyalah 3 bulan di Doki Doki Space. Meskipun begitu, jalan Ranku untuk pulang ditutup oleh organisasi jahat yang bernama Dash Zero, penindas di Doki Doki Space. Ranku pun bergabung dengan Lamunes Resintance untuk menaklukan Dash Zero, supaya Ranku bisa pulang kembali ke dunianya ...
Ranku tidak sendirian. Dia masih dapat berhubungan dengan temannya di dunia yang bernama Hizaki Riri. Dan, Ranku terlempar ke Doki Doki Space bersama Danma juga Shun. Mungkin secara kebetulan, tetapi mereka sama-sama mengalami time slip dan terlempar kemari. Kini, dengan "bekal" Bakugan dan taktik bermain Bakugan mereka masing-masing, mereka pun berusaha menaklukan Dash Zero supaya bisa pulang ke rumah masing-masing!
Tapi, menaklukan Dash Zero itu tidak semudah yang kita kira . . .
(ini salah satu pengalaman Ranku ketika duel Bakugan bersama anggota Dash Zero, -Nerylyn dan Yuuka Higarashi- dan ada kejadian yang tak disangka-sangka)
P.S ; Ranku POV
Aku merasakan ada yang berbunyi. TIK ... TIK ... TIK ... seperti bunyi jam. Tapi aku tidak tahu itu apa dan asalnya darimana. Aku celingak-celinguk ke sana kemari sambil mencari asal bunyi itu.
"Hei! Ayo fokus ke pertarungan!" seru Dan jengkel. "Aduuh, aku dari tadi denger bunyi jam!" bantahku. "Gituan dipeduliin, ayo, ah! Aktifkan kemampuan, Meteor Special Drago!".
Tiba-tiba aku merasakan ada yang bersinar dari pojok kanan atas. Aku menajamkan penglihatanku yang pas-pasan, dan akhirnya aku bisa melihat tulisan di suatu benda yang seperti jam itu . . . 00 : 30 : 55
"BODOH! ITU BOM!!!!" jeritku spontan kencang. "HAH?! Dimana?!" Dan langsung menoleh ke arahku.
"Hahahaha!!" Nerylyn langsung tertawa sinis, "Percuma saja kalian lari, kalau mau lari, larilah ... tapi, selamat nggak, ya ... hihihi." Nerylyn dan Yuuka langsung menghilang dengan teleport. "Astaga, HEI KALIAN!!!" cegah Dan tetapi gagal, mereka terlanjur lari.
"Sisanya 10 detik lagi !!!" seruku sambil berusaha lari dari arena pertarungan.
10 ...
9 ...
(4 orang anggota Lamunes Resintance, Shukichi Raburedo, Rikka Sasaki, Emy Shiraishi, Erio Mutou, yang berada di pojok arena pertarungan ...)
"Ampun, kita gimana?!" seru Rikka panik. "Buruan kabur!" suruh Shukichi sambil menuruni tangga.
8 ...
7 ...
"Sial, ini kan lantai dua!" seru Dan sambil berhenti di pojok balkon. "Ya sudah, loncat!" Shun langsung menyuruhnya untuk melompat.
6 ...
5 ...
"APA?!". "Daripada kita mati kena serangan bom!" bantahku jengkel.
4 ...
"Ya, sudah, deh!" Dan langsung menutup matanya.
3 ...
2 ...
"LONCAAAAT!!!".
1 ...
DUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAR !!!!
"Haa ... haa ... huaaaaaaakh !!!".
BRUAAAAAAAAAAAAAAAAAAK !!!
"Aduuh, sakiiit ..." Rikka yang terjengkal saat menuruni tangga langsung berusaha bangkit. "Bom-nya nggak terlalu merusak, rupanya ... hanya merusak di sekelilingnya saja ..." gumam Emy sambil menunjuk area yang hancur terkena bom. "Tapi guncangannya dahsyat! Bisa banget, sih, Dash Zero nipu kita sampai sebegininya!" seru Erio. "Kalah telak lagi kita!" Shukichi menepuk dahi.
Sedangkan, yang melompat ...
"Anjir, badanku sakit semua!" pikirku sambil berusaha bangkit. Badanku, semuanya, sakit! Kepalaku pening. Ampun, deh, Dash Zero sialan! Benar kan dugaanku, bunyi jam itu bukan sembarangan jam! Tapi BOM!
"Gilaaaaaaa ... Dash Zero sialan! BACOT!" jeritku sekencang-kencangnya karena emosi.
"Aww ... sakiiit ..." Dan berusaha bangkit sambil memegang pantatnya [haha!]. Shun sendiri bangun sambil memegang kepalanya.
"Hei ..." panggil Shun pelan. "Apa? aku langsung menoleh. "Kenapa?" tanya Dan singkat.
"Aku ... siapa?".
"Eh ...?" Dan terkejut setelah mendengar pertanyaan itu. Aku sendiri bengong bukan main.
Bohong, nih, bohong nih. Shun amnesia?!
-To be Continued-
Hanya karangan iseng semata, yaaa :DDD
- Ranran, 1 Agustus 2011, 05.28 am
Tidak ada komentar:
Posting Komentar